Dari soal di atas terlihat bahwa komponen matriks tersebut adalah a = 3, b = 5, c = 4, dan d = 8. Maka determinan matriks tersebut adalah :
Det A = a.d – b.c
Det A = 3. 8 – 5.4 = 24 – 20 = 4
Jadi, determinan matriks tersebut adalah 4.
2. Soal Determinan 3 x 3
Tentukanlah determinan matriks berikut :
Jawab :
Sama dengan cara di atas, Matriks B tersebut kita keluarkan dua kolom pertama, sehingga menjadi :
Kemudian kalikan yang segaris sehingga menjadi :
Det B = 1.0.2 + 3.1.5 + 5.1.1 – 5.0.5 – 1.1.1 – 3. 1. 2
Det B = 0 + 15 + 5 – 0 – 1 – 6 = 13
Dengan demikian determinan B adalah 13.
3. Soal Kofaktor Matriks 2 x 2
Tentukan semua kofaktor dari matriks A=[−143−5]! Jawab Karena minornya telah dicari sebelumnya yaitu M11 = -5 M12 = 4 M21 = 3 M22 = -1 Jadi, kofaktor-kofaktor dari matriks A adalah Cij = (-1)i+j Mij C11=(−1)1+1(−5)=−5 C12=(−1)1+2(4)=−4 C21=(−1)2+1(3)=−3 C22=(−1)2+2(−1)=−1
4.Soal Kofaktor Matriks 3 x 3
Tentukan semua kofaktor matriks B=⎡⎣⎢26114−2−353⎤⎦⎥! Jawab Minor-minor matriks B (sudah dicari sebelumnya) M11=22 M12=13 M13=−16 M21=−3 M22=9 M23=−5 M31=17 M32=28
NAMA : Khirqa Adavya (19) KELAS ; XI IPS 3 Barisan aritmetika merupakan barisan bilangan dengan pola yang tetap berdasarkan operasi penjumlahan dan pengurangan. Selisih antara dua suku berurutan pada barisan aritmetika disebut beda yang dilambangkan dengan b . Rumus untuk menentukan beda pada barisan aritmetika adalah sebagai berikut. Keterangan: b = beda; U n = suku ke-n; U n+1 = suku sebelum suku ke-n; dan n = banyaknya suku. Deret aritmetika berkaitan dengan barisan aritmetika. Deret aritmetika yang disimbolkan dengan S n merupakan jumlah n suku pertama barisan aritmetika. Dengan kata lain, penjumlahan dari suku-suku barisan aritmetika disebut dengan deret aritmetika. CONTOH SOAL : Soal ❶ Diketahui suatu barisan aritmetika: -2, 3, 8, 13, 18, 23, . . . Tentukan suku ke-50 Pembahasan: Dari soal diketahui: a = -2 dan b = 8 - 3 = 5 U n = a + (n - 1)b U 50 = -2 + (50 - 1).5 U 50 = -2 + (49).5 U 50 = -2...
Nama : Khirqa Adavya (19) Kelas : XI IPS 3 Barisan dan deret geometri adalah salah satu materi yang dipelajari dalam Matematika SMA. Barisan geometri adalah baris yang nilai setiap sukunya didapatkan dari suku sebelumnya melalui perkalian dengan suatu bilangan. Perbandingan atau rasio antara nilai suku-suku yang berdekatan selalu sama yaitu r . Nilai suku pertama dilambangkan dengan a . CONTOH SOAL: 1. Di antara rumus barisan berikut ini, yang merupakan barisan geometri adalah ⋯ ⋅ A. U n = 4 n − 5 B. U n = 2 n ⋅ n − 2 C. U n = 2 n 3 − 1 D. U n = n 3 ⋅ 2 − n E. U n = 2 n + 1 ⋅ 3 − n pembahasan : Barisan geometri memiliki rumus umum U n = a r n − 1 U n = a r n − 1 . Perhatikan bahwa rumus barisan geometri hanya terdiri dari 1 1 suku (tidak ada penjumlahan dan pengurangan). Opsi A: U n = 4 n − 5 U n = 4 n − 5 Rumus barisan tersebut memiliki 2 2 suku (ada pengurangan) se...
Comments
Post a Comment